
Pelemahan harga emas masih disebabkan mulai kondusifnya damai dagang seiring dengan kemesraan Amerika Serikat (AS)-China yang mengkaji tempat pertemuan di Negeri Paman Sam untuk menandatangani perjanjian damai fase pertama. Kedua pihak juga melayangkan harapan akan lahirnya hasil positif dalam pertemuan tersebut.
Selain itu, penurunan suku bunga acuan AS pekan lalu serta ekspektasi menjauhnya ancaman resesi yang kondusif turut menekan harga emas dunia dan emas Antam.
Data di situs logammulia milik Antam hari ini (4/11/19) menunjukkan besaran harga emas kepingan 100 gram berada pada Rp 70,9 juta/batang, yang turun dari Rp 71,4 juta/batang kemarin.
Hari ini, harga beli kembali (buy back) emas Antam di gerai resmi juga turun Rp 1.000 per gram menjadi Rp 678.000/gram dari Rp 683.000/gram kemarin.
Harga itu dapat menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat tersebut ingin menjual kembali investasinya.
Turunnya harga emas Antam tersebut tercermin dari koreksi harga emas di pasar spot global kemarin yang turun menjadi US$ 1.509,23 per troy ounce (oz) dari posisi sehari sebelumnya US$ 1.513,55/oz. Hari ini, harga emas masih turun menjadi US$ 1.506,39/oz.
TIM RISET CNBC INDONESIA
(tas/tas)from CNBC Indonesia https://ift.tt/2NELz3o
via IFTTT
No comments:
Post a Comment