JAKARTA, iNews.id - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat pada perdagangan hari ini. Adapun IHSG akan bergerak di rentang 6.322-6.382.
Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG break out resistance MA200 dengan mendekati target resistance 6.350 dan Fibonacci 6.380 untuk target selanjutnya.
Indikator stochastic menjenuh pada area overbought dengan RSI yang masih terus menguat di oscillator cukup tinggi. Histogram IHSG kembali menguat mengiringi divergent dari signal line dan MCAD line.
"Kami perkirakan IHSG masih akan mendapatkan dorongan positif meskipun terbatas sendang support resistance 6.322-6.382," ujarnya dalam hasil risetnya, Jumat (25/10/2019).
IHSG sebelumnya naik 1,31 persen atau 81,84 poin ke level 6.339 dengan sektor aneka industri, konsumer, dan basic industri menguat. Investor asing melakukan aksi beli bersih cukup besar ke level Rp604,44 miliar dengan pembelian pada saham BBRI, TLKM, dan BBCA di mana ketiga saham tersebut yang memiliki market capitalizations cukup besar terhadap IHSG.
Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 bps menjadi 5 persen untuk yang keempat kali sejak bulan Juli 2019. Hal tersebut direspons positif oleh IHSG di mana turunnya biaya pinjaman ini diharapkan berimbas positif pada pertumbuhan kredit dan pembiayaan ekspansi perusahaan yang lebih agresif.
"BI menetapkan suku bunga acuan turun ke level 5 persen setelah IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 20 bps menjadi 5 persen dari 5,2 persen," ucapnya.
Indeks Nikkei (+2,95 persen) dan TOPIX (+0,34 persen) di Jepang memimpin penguatan bursa saham Asia diikuti HangSeng (+0,87 persen) yang juga naik mendekati 1 persen hingga akhir sesi perdagangan sedangkan CSI300 (-0,01 persen) terkonsolidasi turun. Data indeks leading economic di Jepang rilis di atas ekspektasi membantu dorongan penguatan indeks ekuitas Jepang.
Bursa Eropa menutup perdagangan dengan optimistis melanjutkan tren positif pergerakan ekuitas di Asia. Indeks Eurostoxx (+0,40 persen), FTSE (+0,93 persen) dan DAX (+0,58 persen) naik mendekati 1 persen di awal sesi perdagangan.
Rentetan hasil laporan keuangan emiten membantu investor mengabaikan lebih banyak tanda tanda pertumbuhan ekonomi global yang kehilangan momentum. Data indeks sektor manufaktur di Eropa mayoritas berkontraksi dengan ekspektasi.
Saham-saham yang menarik secara teknikal di antaranya TBLA, SSMA, SIDO, INDF, HMSP, UNVR, ICBP, BBTN, PGAS, IMAS, TINS, HRUM, MEDC, ANTM, INCO, dan AKRA.
Editor : Ranto Rajagukguk
from iNews.id | Inspiring & Informative https://ift.tt/365oJKs
via IFTTT
No comments:
Post a Comment